Keprisatu.com – Lima kasus baru positif covid-19 Kota Batam diumumkan Kamis (9/4/2020). Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam memberikan keterangan resmi terkait dengan data kelima pasien baru positif covid-19.

Juru Bicara Tim Gugus Tugas Covid-19 Batam, Azril Apriansyah, bahwa tiga di antara lima penderita baru covid-19 ini adalah aparatur sipil negara (ASN) Pemko Batam. Ketiga ASN itu tercatat sebagai Kasus 07, 08, dan 09.

Kasus 07, seorang perempuan berusia 57 tahun, dengan pekerjaan ASN yang beralamat di perumahan kawasan Lubukbaja.

Pada Sabtu (28/3/2020), pasien kasus 07 berobat ke UGD RS Swasta di dekat rumahnya dengan keluhan mengalami demam, mual, muntah, nyeri ulu hati, dan kembung sejak seminggu yang lalu.

“Yang bersangkutan tidak memiliki riwayat perjalanan keluar kota/keluar negeri ataupun kontak langsung dengan terduga Covid-19,” papar Azril

Dari hasil pemeriksaan penunjang diagnostik foto rontgen oleh dokter pemeriksa, dan diperkuat diagnosis “Viral Infection dan Pneumonia”, yang bersangkutan dirawat diruangan VIP rumah sakit tersebut.

Keesokan harinya, pasien 07 dikonsulkan ke dokter paru dan dilakukan foto rontgen ulang dengan hasil “pneumonia dan infiltrate bertambah” kemudian yang bersangkutan dilakukan perawatan di ruang isolasi.

Senin (30/3/2020) yang bersangkutan menjalani Rapid Diagnostict Test (RDT) dengan hasil “Non Reaktif”. Dan dilanjutkan Selasa (31/3/2020) dilakukan pengambilan swab yang hasilnya belum dapat diperoleh pada saat itu.

Kemudian Kamis (2/4) kembali dilakukan pemeriksaan foto rontgen dengan kesimpulan hasil masih “Pneumonia dan Infiltrate tetap”. Sabtu (4/4)karena kondisi semakin membaik dan stabil, pasien yang meminta pulang dan dokter mengizinkan.

Kamis (9/4) diperoleh hasil tes swab, dengan kesimpulan dinyatakan yang bersangkutan dinyatakan terkonfirmasi “Positif”. Mengacu pada hasil swab tersebut, yang bersangkutan harus dirawat kembali dan saat ini sudah dilakukan perawatan pada ruang isolasi /PIE RSBP Batam.

Sedang kasus 08, lanjut Azril, seorang perempuan berusia 57 Tahun, ASN (satu kantor dengan Kasus 07) yang beralamat di perumahan kawasan Sekupang, Kota Batam.

Rabu (24/3/2020) lalu, yang bersangkutan diperiksa oleh tim medis Puskesmas setempat karena mengalami keluhan demam, batuk, pilek, dan sakit tenggorokan. Selanjutnya diberikan obat.

Namun sampai Senin (30/3/2020) kondisi yang bersangkutan belum membaik. Mengingat yang bersangkutan memiliki riwayat perjalanan ke luar kota, maka tim medis Puskesmas setempat melakukan RDT yang hasil kesimpulannya “Reaktif”, dan diingatkan untuk self isolation di rumah.

Berdasarkan tracing yang dilakukan kepada yang bersangkutan pada keesokan harinya tim juga melakukan RDT terhadap orang serumah/kontak dekat, yaitu suami dan anaknya, selanjutnya juga diikuti dengan pemeriksaan swab di RSUD Embung Fatimah, Batam.

“Dan pada hari ini baru diperoleh hasilnya dengan terkonfirmasi positif,” tutur Azril.

Berdasarkan hasil swab tersebut saat ini yang bersangkutan telah dilakukan perawatan pada ruang isolasi/PIE RSBP Batam dan dalam kondisi stabil.

Sementara Kasus 09 adalah seorang perempuan (32), ASN-P3K, beralamat di perumahan kawasan Sekupang, Kota Batam, dan yang bersangkutan merupakan anak dari kasus 08 dan tidak memiliki riwayat perjalanan keluar kota/ke luar negeri.

Sebelumnya, penderita juga merasakan keluhan sedikit demam dan batuk batuk ringan, mengingat yang bersangkutan merupakan kontak erat dari kasus 08, maka tim medis Puskesmas setempat pada keesokan harinya melakukan Rapid Diagnostict Test (RDT) dengan hasil yang dinyatakan “Reaktif”.

Hari itu juga yang bersangkutan dilakukan pemeriksaan swab yang kesimpulan hasilnya baru diperoleh pada hari ini, terkonfirmasi positif. “Saat ini yang bersangkutan telah dilakukan perawatan pada ruang isolasi/PIE RSBP Batam dalam kondisi stabil,” tutup Azril.(*)