Ketua Umum Perpani Kepri, Abdul Razak (kiri) menyerahkan peralatan memanah kepada pengurus sekolah.

Keprisatu.com – Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) Kepri menyerahkan bantuan peralatan memanah, Selasa (21/1/2020). Sebanyak 10 sekolah mendapat bantuan yang diserahkan di Sekretariat Perpani Kepri, Tiban, Batam.

Ketua Umum Perpani Kepri Abdul Razak mengatakan masing-masing sekolah mendapat dua set bantuan alat memanah yang dilaksanakan tahap pertama ini. “Selanjutnya Perpani Kepri juga akan menyerahkan bantuan pada sekolah-sekolah di Tanjungpinang,”

“Satu set alat memanah terdiri dari busur, anak panah, target face, bantalan, dan jagrak besi. Jadi masing-masing sekolah menerima dua bantalan, lima busur beserta kelengkapan lainnya,” tambahnya.

Total bantuan yang diserahkan, lanjut Razak, masing-masing sekolah mendapatkan bantuan sebesar Rp5 juta yang berupa dua set peralatan memanah. “Ini demi bibit atlet panahan berprestasi Kepri di masa mendatang,” tutur Razak.

Diakuinya, program ini dimaksudkan untuk sosialisasi dan pengembangan olahraga memanah di Kepri. “Kami berupaya untuk mendapatkan bibit unggul atlet memanah di sekolah-sekolah,” terangnya.

Razak berharap melalui pemberian bantuan peralatan memanah ini akan bermunculan atlet-atlet pahanan junior di Kepri. “Mereka inilah yang nantinya akan dibina menjadi atlet potensial panahan Kepri,” tegasnya.

Untuk tahap awal ini, Perpani Kepri memberikan bantuan pada sekolah-sekolah yang baru memulai mengembangkan program panahan melalui ekstra kurikuler. Tetapi, Razak menegaskan tidak tertutup kemungkinan bantuan juga akan dibverikan pada sekolah-sekolah yang bisa membantu mengembangkan olahraga panahan.

Sekolah penerima bantuan alat memanah itu adalah Sekolah Fajar Ilahi 2 Bengkong, SMP IT Ulil Albab, SDIT Fajar Ilahi Batuaji, SDIT Ummul Qurro’ Tanjungpiayu, SDIT Asy-Syuura Sagulung. Juga ada Pesantren Pattern Setokok, SMPIT Andalusia Batamkota, MTs Darul Ihsan Tanjungsengkuang, AQISCH Batamkota, dan SMPIT Imam Syafii Nongsa.

Pemberian bantuan ini juga sejalan dengan program yang akan dilaksakan oleh Pengprov Perpani Kepri di tahun 2020. “Dalam rapat kerja yang akan diselenggarakan nanti akan diusulkan kejuaraan pahanan antar sekolah se-Kepri,” tegas Razak.

“Kejuaraan ini akan menjadi motivasi bagi pelajar-pelajar di Kepri untuk giat berlatih,” tambahnya.

Razak juga berharap pemerintah Provinsi Kepri peduli dan mau mengembangkan olah raga memanah. “Diharapkan cabor pahanan menjadi salah satu cabor yang memiliki Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar (PPLP) di Kepri untuk tahun 2021,” pintanya.

Untuk semakin memasyarakatkan panahan, Perpani juga berencana untuk terus melakukan sosialisasi. Salah satunya dengan membuka arena memanah di pusat perbelanjaan.

“Bulan depan akan diresmikan arena memanah yang terletak di Nagoya Hill lantai 3,” tutur Razak.

Perpani Kepri memang memiliki target jangka panjang untuk bisa meloloskan atlet panahnya berlaga di ajang PON 2024. “Karenanya mulai dari dini Perpani Kepri berusaha untuk mendapatkan atlet potensial untuk dibina,” ujarnya.

“Harus membina atlet dari awal untuk bisa mendapatkan hasil maksimal di masa-masa mendatang,” tutup Razak.(*)