Keprisatu.com – Pasien positif 06 yang diumumkan Wali Kota Batam Muhammad Rudi Kamis (9/4/2020) sore adalah seorang pelajar SMP. Pasien 06 terkait erat dengan pasien positif 04.

Pasien 06 Batam merupakan seorang anak laki-laki (13), dan tinggal di kawasan Batam Centre. “Yang bersangkutan adalah kontak erat terdekat dengan ibu kandungnya yang merupakan pasien 04,” ujar Rudi dalam siaran persnya.

Pada saat ibunya sedang dalam perawatan, lanjut Rudi, yang bersangkutan tinggal sendiri di rumah. Dan kemudian kakeknya datang untuk mendampingi. “Pasien 04 tersebut memiliki riwayat perjalanan ke Johor, Malaysia,” urainya.

Selanjutnya pada saat itu, pasien sudah mulai merasakan ada gangguan kesehatan. Seperti sudah merasa demam, muntah dan batuk ringan. “Tim medis puskesmas setempat telah melakukan pemeriksaan dan diberi obat,” kata Rudi.

Senin (30/3/2020), ibu pasien yang juga pasien positif Covid-19 meninggal dunia. Karena pasien positif 06 merupakan kontak dekat dengan ibunya, yang bersangkutan langsung ditetapkan sebagai Orang Dalam Pemantauan (ODP).

“Maka langsung ditempatkan di rusun (Rusunawa Tanjunguncang) guna dilakukan observasi dan pantauan kondisi kesehatannya,” katanya.

Rabu (1/4/2020), pasien menjalani Rapid Diagnostic Test (RDT) dengan hasil reaktif. Dan dilanjutkan dengan pengambilan spesimen swab yang hasilnya belum dapat diperoleh pada saat itu.

“Selama dalam pantauan, petugas di tempat observasi Tanjunguncang kondisi yang bersangkutan terlihat semakan membaik,” kata Rudi.

Hasil tes swab baru diterima pada hari ini, dan telah menunjukkan pasien terkonfirmasi positif. Selanjutnya pasien dirujuk ke ruang isolasi Rumah Sakit Badan Pengusahaan (RSBP) Batam.“Hingga saat ini kondisi stabil,” tutur Rudi.(*)