Keprisatu.com – Petinju Batam berhasil mempersembahkan satu medali emas di penghujung 2019. Berlaga di The Trade International Penang Boxing Tournament, Penang, Bintang Ariestanto Pardede menyabet medali emas.

Medali emas dipersembahkankan Bintang di kelas 75 kg youth boys. Bintang berhasil menang angka atas petinju tuan rumah di babak final.

Asisten pelatih tinju Batam Rionando Butar Butar menjelaskan kejuaraan The Trade International Penang Boxing Tournament digelar mulai 27-31 Desember, di Penang Malaysia. “Kejuaraan ini diikuti oleh Pengkot Pertina Batam mulai dari tahun 1998,” tutur Rionando, Kamis (2/1).

“Kejuaraan ini juga diikuti oleh petinju dari Asia Tenggara dan negeri-negeri Malaysia. Diantaranya seperti Singapura, Indonesia (Batam dan Sumut), China Taipe, Thailand, Myanmar, dan Brunai Darussalam,” urainya.

Pengkot Pertina Batam menurunkan dua petinjunya di kejuaraan ini. Yakni Bintang Ariestanto pardede (75 kb youth boy), dan Fransiscus Fredy Simamora (49 kg elite man).

“Sayang, Fredy gagal melaju ke semifinal lantaran kalah saat berlaga di babak delapan besar. Fredy kalah dari petinju Sumatera Utara Prans Rosevelt,” tambah pria yang akrab disapa Rio ini.

Rio juga mengatakan jika tujuan mengikuti kejuaraan ini untuk menambah pengalaman petinju Batam. “Selain itu juga untuk membuka wawasan petinju metode pertarungan petinju luar negeri,” katanya.

“Juga dimaksudkan untuk menambah jam terbang petinju, terutama bagi Fredy yang akan berlaga dalam PON Papua mendatang,” ucap Rio.

Rio mengucapkan terima kasihnya pada KONI Batam yang telah memberikan bantuan pada Pertina Batam. “Untuk keberangkatan dibantu oleh KONI Batam,” terang Rio.

Ia berharap petinju Batam tak lelah dalam mengejar prestasi di masa mendatang. “Kita berhasil menutup tahun 2019 dengan serangkaian prestasi,” ujarnya.

“Tentunya setelah berhasil meloloskan tujuh atlet Batam ke PON Papua, harapan selanjutnya para petinju Kepri mampu meraih prestasi maksimal. Yakni mempersembahkan medali, sekaligus mengangkat nama Batam dan Kepri di tingkat nasional,” seru Rio. (*)

Editor: Amri