ilustrasi

Keprisatu.com – Dari hari ke hari perubahan jumlah pasien positif covid-19 menunjukkan peningkatan. Bahkan ternyata dari data yang dihimpun , penyebaran virus Covid-19 menyerang orang yang bepergian atau punya riwayat perjalanan di keramaian seperti pasar.

Seperti dikutip dari rilis data  Tim  Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam, sebanyak 13 orang pasien positif Covid-19,  yang terinfeksi saat bepergian ke Pasar Tos 3000 di Jodoh.

Menanggapi hal ini, Ketua Harian Tim Gugus Tugas Covid19 Kota Batam, Amsakar Achmad mengatakan, Pasar Tos 3000 di Jodoh  direncanakan ditutup. Rencana ini menjadi opsi yang muncul, karena adanya peningkatan grafik penularan terhadap para pedagang.

Amsakar Achmad menambahkan opsi penutupan tersebut direncanakan akan dilakukan selama tiga hari untuk sterilisasi dan penyemprotan disinfektan.

Untuk pengendalian Covid-19 di kluster pasar Tos 3000, Jodoh, dilakukan pertemuan dengan pelaku usaha. Ada berbagai opsi yang disampaikan.

Amsakar menyebut, semua masukan dari pengelola pasar yang hadir sudah ditampung. “Perwakilan dari pengelola pasar hadir. Saya sudah sampaikan ada 13 kasus positif di pasar tersebut. Mereka juga takut karena adanya penambahan kasus di sana,” ujar Amsakar.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam, dr Didi Kusmarjadi menjelaskan ke 13 pasien , sudah menjadi cluster baru penyebaran corona

Untuk memutus mata rantai penyebaran Covid1-9 tersebut, Tim Gugus Pencegahan Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Batam, akan segera menggelar rapid test akbar bagi seluruh pedagang  kordinator, juru parker, dan orang orang yang terlibat sehari hari di pasar tersebut. (joe/r)