DPUPR-PKP Lingga Mulai Rintis Irigasi Sawah

Kamis, 19 Oktober 2017 00:30 WIB
52x Lingga

Lingga, Keprisatu.com – Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang Perumahan dan Kawasan Pemukiman (DPU-PRPKP) Kabupaten Lingga memaksimalkan kesiapan pembangunan irigasi disejumlah lokasi percetakan sawah di Lingga. Tahapan Pekerjaaan pembangunan jaringan irigasi skala  besar tersebut, langsung dijelaskan Kepala bidang Pengairan Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Lingga Sumarno, Kamis(19/10).

Demi mensukseskan percetakan sawah di Lingga, tahap awal diakhir tahun ini, pihaknya berusaha melakukan pembebasan lahan warga.

“Jadi nanti sebelum mulai dibangun irigasi, pembebasan lahan harus sudah clear saat pembangunan di Sungai Besar,” kata dia.

Untuk memuluskan pekerjaan ini, pihaknya juga suda melakukan sosialisasi dan musyawarah kepada masyarakat di Sungai Besar lokasi percetakan sawah pertama di Kecamatan Lingga Utara. Hasil sosialisasi itu dikatakan masyarakat antusias mendukung pembangunan irigasi.

“Mereka menyetujui untuk melakukan pembebasan lahan mereka yang terkena proyek irigasi nanti,” ujar dia.

Setelah pembebasan lahan, tahun 2018 nanti pihak dinas akan melakukan perencanaan awal DED dan juga menyiapkan dokumen lingkungan sebagai salah satu syarat kelengkapan pekerjaan ini nantinya siap dibangun.

“Jadi syarat kelengkapan itu harus kita buat dahulu baru pemerintah  pusat mengeluarkan anggaran untuk pembangunan irigasi nanti,” lanjut dia.

Di tahun 2019 dia yakin irigasi sawah di desa Sungai Besar mulai terbangun dengan dana dari pemerintah pusat.

“Direncanakan panjang jaringan irigasi yang akan dibangun pada perencanaan awal sekitar 20 kilometer, dengan saluran irigasi primer 10 kilometer dan jaringan irigasi sekunder 20 kilometer. Pembangunan akan dilakukan secara bertahap mulai tahun 2019,” ujar dia.

Sementara itu, kata dia dari hasil pertemuan sebelumnya antar Bupati Lingga Dengan Dirjen SDA, Pemerintahan pusat di Jakarta berkomitmen untuk mendukung suksesnya  perogram ini. Dana yang disediakan untuk irigasi perhektar 120 juta dari pemerintah pusat.

“Kemarin pak bupati sudah bertemu dirjen SDA, untuk irigasi memang di perioritaskan dari pemerintah pusat,” papar dia.

Dinas PU pada tahun selanjutnya berkosentrasi membangun jaringan irigasi di Lingga. Dukungan dari balai wilayah sungai Sumatra lV untuk pekerjaan ini juga diperlukan mengingat BWS juga mulai tahun depan berencana membangun jaringan irigasi di Kabupaten Lingga.

“BWS tahun depan akan mulai, Kalau kita tahun 2019 mulai bangun irigasi. Tapi kita saling mendukung karena memang mereka juga konsen ke irigasi tahun depan, dari segi anggaran jelas kita sangat terbantu dengan dukungan BWS ini,” tutup dia.