Rukiah Penderita Kanker Payudara Stadium 2, Butuh Biaya Operasi

Jumat, 15 September 2017 02:28 WIB
29x Featured Headline Berita Lingga Keprisatu

Lingga, Keprisatu.com - Rukiah warga Lorong Fajar Dabosingkep penderita kanker payudara stadium 2 ini, mempersiapkan diri untuk menjalani operasi yang rencananya dilakukan pada 28 September mendatang di RSUD Embung Fatimah, Batam. Namun demikian, penderita kanker payudara lebih  kurang 6 tahun itu saat ini masih membutuhkan banyak biaya untuk proses operasi.

Diketahui memang secara ekonomi, Rukiah termasuk dari keluarga yang kurang mampu. Dia tinggal dalam suasana rumah hanya berukuran kurang lebih 6×10 meter saja. Terlebih suaminya, Namhar (60) mengalami stroke sudah lebih 4 tahun. Belakangan ini sudah bisa bergerak sedikit-sedikit. Namun, belum bisa untuk bekerja.

Dengan penyakit ini dia juga mengakui tidak berani meminta tolong kepada siapapun. Apalagi sama keluarga, karena melihat kehidupan mereka juga sama. Dia cuma berharap operasi nanti dapat berjalan dengan lancar. Biarpun kondisi tubuhnya tidak begitu kuat. Harapannya ingin selamat baik dalam kondisi pergi maupun pasca operasi nanti. Namun jika ajal telah sampai, dengan haru dia berkata ingin bersemayam di kampung halamannya, Dabosingkep.

"Nak minta sama adek-adek,mereka pun susah. Nak minta sama orang-orang yang kenal, asik dihina. Biarpun Rp 5.000 atau Rp.10.000. Kalau orang-orang tidak ikhlas, ibu yang nanggung sakitnya.

Dia yang terbaring lemah, turut menyampaikan terimakasih kepada  pemuda Singkep yang tergabung dalam Aktivis Pemuda Singkep dan Singkep Barat karena telah bersusah payah berusaha menggalang dana demi berjalannya operasi nanti.

"Allah lah yang membalas budi baik anak semua. Mudah-mudahan ibu panjang umur. Ibu terimalah semuanya, berat ringan ibu terima. Kemauan ibu kuat untuk operasi. Keadaan ibu yang tidak kuat nak, ibu tak mampu. Tidak ada duit untuk berobat.Terbiar gini terus,” kata dia.

Sementara Mell Yanti, salah aktivis yang sudah bersedia menyediakan tenaga dan waktu untuk ibu Rukiah mengatakan apa yang dilakukan ini tanpa membawa instansi dari pihak manapun. Gerakan ini merupakan inisiatif pemuda. Dia juga mengakui antusias masyarakat sekitar sangat luar biasa menanggapi permasalahan sosial seperti ini.

"Alhamdulillah sangat luar biasa antusias dari masyarakat Dabo. Waktu kami turun, alhamdulillah dapat sekitar Rp 7.730.000. Dan dari Kapolres Lingga juga ada bantu. Dari pihak Kajari Lingga juga,Dinas Kesehatan dan dari hamba-hamba Allah yang tidak mau disebutkan, juga ada transper ke rekening saya," ujar perempuan ini.

Dia menjelaskan kalau ibu Rukiah akan dibawa ke kota Batam pada 15 September mendatang dengan jadwal operasi pada tanggal 28 September 2017 di RS Embung Fatimah Batam. Meski diperkirakan mencukupi pada proses operasi nanti namun pihaknya tetap membuka kesempatan berbagi itu bagi hamba Allah yang ingin membantu hingga selesai operasi.

Dengan begitu kata dia bantuan dapat dilakukan dengan mentransfer ke Bank Riau Kepri dengan nomor 8212104063 atasnama Melyanti atau dapat menghubungi via handphone dengan nomor 082171818123 dan nomor WhatsApp 081378086900.

"Kalau untuk biaya hidup, alhamdulillah mencukupi. Operasinya gratis, pengobatannya gratis. Penggalangan dana yang ada untuk biaya hidup selama proses dirawat dan di operasi serta biaya yang tak terduga. Belum lagi nanti kalau obatnya tidak ada di RS, mesti kita tebus diluar. Kita masih membuka kesempatan bagi yang nak menyumbang hingga beliau selesai operasi," ujar dia.