Peduli Kanker Payudara Ibu Rukiah, Aktivis Pemuda Singkep Galang Dana

Ahad, 10 September 2017 16:40 WIB
62x Featured Headline Berita Lingga Keprisatu

Lingga, Keprisatu.com - Sejumlah aktivis pemuda dari Kecamatan Singkep dan Singkep Barat, Kabupaten Lingga, turun ke jalan-jalan protokol kota Singkep dalam rangka menggalang dana untuk membantu pengobatan ibu Rukiah, penderita kangker payudara stadium II.

Mellyanti, salah seorang aktivis pemuda Singkep mengatakan kegiatan penggalangan dana secara sukarela ini datang dari rasa kepedulian para pemuda tempatan yang tergugah hatinya ingin sedikit membantu meringankan penderitaan yang dialami Ibu Rukiah sejak enam tahun tersebut.

"Hari ini kami tim sosial Singkep dan Singkep Barat turun langsung ke lapangan merdeka dan simpang lampu merah. Allhamdulilah sudah terkumpul donasi dari masyarakat sebesar Rp. 7.730.000. Rencananya kami masih akan turun lagi untuk beberapa hari kedepan," kata Mellyanti, saat di temui di pos Lantas Dabosingkep usai menghitung jumlah dana yang terkumpul, Minggu (10/09).

Ibu Rukiah merupakan warga Rolong Fajar, Dabosingkep. Ia menderita kangker payudara sejak 6 tahun lalu. Ia sudah beberapa kali menjalani pengobatan di Batam, dan sempat pulih pada tahun 2011 lalu.

Namun, karena aktivitas beratnya sebagai pembantu rumah tangga, penyakit itu kambuh kembali. Kini kangker yang ia derita semakin parah dan membuat payudara sebelah kirinya membesar. Kondisi ini memaksa Ibu Rukiah harus berenti dari pekerjaan tersebut.

Saat ini ia hanya bisa berbaring lemah di kamar, menahan sakit yang sangat membuat kondisinya menurun.

"Tapi semangatnya untuk sembuh dari penyakit yang dideritanya itu sangat besar. Membuat kami tim sosial Singkep dan Singkep Barat berusaha membantu dengan turun langsung ke jalan-jalan mengumpulkan donasi dari masyarakat singkep untuk biaya pengobatan ibuk rukiah," ungkap Mell.

Tanggal 15 September mendatang, Ibu Rukiah dijadwalkan menjalani perawatan akan di Batam dan tanggal 28 September ia akan menjalani oprasi kangker di rumah sakit embung fatimah batam.