Tinggal Keputusan Presiden RI, SMRS Jadi Pahlawan Nasional

Kamis, 10 Agustus 2017 01:50 WIB
60x Featured Headline Berita Lingga Melayu Nasional Keprisatu

Lingga, Keprisatu.com - Usulan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau menyemat gelar pahlawan nasional kepada sang gerilyawan laut, Sultan Mahmud Riayat Syah III (SMRS), sudah disetujui pusat. Tahapan akhir penyematan gelar tersebut tinggal menunggu keputusan Presiden Joko Widodo.

“Kita patut bersyukur kepada Allah SWT dan mengucapkan terimakasih kepada masyarakat Kepri yang telah mendukung perjuangan ini,” kata Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Lingga Muhammad Ishak di Daik, Lingga, Rabu (09/08).

Tahapan penilaian oleh Tim Pengkaji dan Penilai Gelar Pusat (TP2GP) sudah dilalui dengan baik dengan hasil yang cukup menggembirakan. Namun, ia juga mengajak masyarakat Kepri untuk terus berdoa semoga Presiden Jokowi dapat menetapkan atau menganugerahi SMRS sebagai pahlawan nasional pada tahun ini.

“Semoga hasil penilaian yang sudah diloloskan TP2GP dan disampaikan ke presiden dapat disetujui semua pada tahun ini,” ujarnya.

Setelah TP2GP bersidang yang meloloskan SMRS sebagai pahlawan nasional, Ketua TP2GD Provinsi Kepri Abdul Malik berkunjung ke Daik, Lingga. Malik berziarah ke makam sang gerilyawan laut, yang berada di belakang Masjid Jami Sultan Lingga.

Dalam ziarahnya itu, Malik didampingi zuriah (keturunan) SMRS yakni Tengku Husein bin Tengku Muhamad Saleh, Ketua LAM Lingga Datuk HM Ishak, serta Sekretaris Dinas Kebudayaan Kabupaten Lingga Kamarul Zaman. 

Dia yang juga ketua tim penyusun dan penulis dokumen perjuangan SMRS tersebut. Ia berkontribusi cukup banyak terhadap perjuangan daerah mendapatkan gelar pahlawan nasional untuk SMRS.

“Rasa bangga dan haru pasti ada. Karena proses perjuangan pengusulan ini tidak gampang,” ucap Ishak.

Sejak tahun 2010, Pemkab Lingga mulai mengusulkan gelar pahlawan nasional bagi SMRS. Gelar pahawan nasional SMRS diusulkan pertama kali pada 2013 lalu. Usulan itu belum berhasil dengan data yang belum akurat, berkat kerja keras akhir menemukan titik terang. (KP)