Pulau Bakung Bakal Jadi Kawasan Karantina Sapi

Selasa, 4 Juli 2017 00:31 WIB
8x Featured Headline Bintan Lingga Keprisatu

Lingga, keprisatu.com - Pulau Bakung, di kecamatan Senayang Kabupaten Lingga, Provinsi Kepri direncanakan akan dijadikan lokasi karantina sapi progam kementerian. Dalam hal ini Kementrian Pertanian RI merespon positif tawaran  Pemda Lingga untuk menggunakan salah satu pulau di wilayahnya sebagai pengganti pulau Naduk di Provinsi Bangka Belitung yang batal dijadikan lokasi karantina sapi karena dianggap tidak memenuhi syarat.

"Kementrian sudah merespon. Rencananya Pulau Bakung, Desa Pasir Panjang, Kecamatan Senayang. Hari ini Bupati meminta kami meninjau dan mendokumentasi pulau tersebut," kata Kepala Bagian Umum Sekretariat Daerah Pemkab Lingga, Armia, di Daik Lingga, Selasa (04/07).

Dia katakan pulau Bakung secara geografis berdekatan dengan Pulau Batam, negara Singapura dan Malaysia. Keunggulannya sangat komparatif jika dibandingkan dengan pulau-pulau lainnya di Indonesia.

"Luasnya memadai. Pulau itu akan jadi pintu masuk sapi impor ke Indonesia," jelasnya.

Kabupaten Lingga, dalam program ini menyatakan siap mendukung Kemtan RI merealisasikan rencana pembangunan kawasan penampungan sapi impor yang diperkirakan menyerap dana APBN hampir Rp1 Triliun itu. 

Disisi lain banyak keuntungan daerah yang akan didapat kan. Salah satunya tercipta lapangan pekerjaan. 

"Pemerintah daerah sangat merespon. Banyak keuntungan yang akan didapat daerah dari program pulau karantina ini," ujarnya.

Dia berharap, masyarakat Kabupaten Lingga bersama-sama mendukung rrencana ini. Terutama persoalan pembebasan lahan masyarakat di pulau Bakung yang kebetulan sudah mendapat tanggapan dari pemerintahan pusat.

"Bupati Lingga juga telah menyampaikan kesiapan daerah untuk membantu pihak kementerian mempermudah proses pembebasan lahan tersebut. Masyarakat diharapkan siap untuk bekerjasama dalam hal penyediaan lahan karantina sapi ini," ungkapnya.

Sebagaimana yang diberitakan sebelumnya, Kementerian Pertanian menetapkan Pulau Naduk di Kabupaten Belitung, Provinsi Babel sebagai pulau karantina. 

Namun, setelah dilakukan study kelayakan dan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal), pulau tersebut dianggap tidak memenuhi syarat sebagai tempat karantina hewan. Salah satu penyebabnya adalah kondisi topografi pulau itu sendiri yang memiliki cekungan dengan kedalaman hingga 80 centimeter di atas permukaan laut.

Adapun fasilitas yang perlu dibangun di pulau karantina diantaranya, kandang, kandang isolasi dan untuk pemeriksaan, pastura atau padang penggembalaan, serta fasilitas yang menunjang keselamatan dan keamanan biota (biosafety, biosecurity). 

Pembuatan pulau karantina untuk sapi merupakan amanat dari Undang-undang Nomor 41 tahun 2014 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH). Beleid ini memungkinkan Indonesia melakukan importasi sapi selain dari Australia, lantaran sudah menganut zone based.