Reses Ketua Komisi II DPRD Khairil Anwar, Masyarakat Pantai Harapan dan Selayar Minta Jalan Penghubung Desa Diaspal

Kamis, 9 Maret 2017 18:39 WIB
17x Featured Berita Lingga Pemerintahan Politik Keprisatu

Lingga (Keprisatu.com) - Masyarakat desa Pantai Harapan meminta akses jalan menuju desa Selayar segera diaspal.  Pasalnya bagi masyarakat di dua desa ini, jalan utama tersebut merupakan salah satu ekses ekonomi, sekaligus untuk mengembangkan potensi wisata.

Permintaan itu disampaikan pada kesempatan Reses Masa Persidangan I ketua Komisi II DPRD Lingga Khairil Anwar di Dapil I Kecamatan Selayar. Reses yang digelar didepan pantai Padang desa Pantai Harapan di hadiri oleh sejumlah masyarakat desa Pantai Harapan dan masyarakat desa Selayar. 

Salah satu masyarakat desa Pantai Harapan Syafrizon mengatakan setiap kali usulan prioritas desa Pantai Harapan adalah jalan ini yang masih belum memadai. Bahkan setiap kali usulan pembangunan baik musrenbang maupun reses dewan selalu jalan diminta diaspal.

"Untuk  duduk disini jalan ini belum di aspal. Dari ujung aspal Pangkalan Tanam sampai gerbang desa Selayar itu 4 km. Kami minta diaspal," ujarnya Rabu (08/03)

Bagi masyarakat di dua desa ini, jalan utama tersebut merupakan salah satu ekses ekonomi, sekaligus untuk mengembangkan potensi wisata. Demi pengembangan dan kemajuan desa, dia berharap harapan yang disampaikan langsung ini dapat ditindaklanjuti dan direalisasikan.

"Karena jalan belum diaspal makanya kita tarik acaranya di disini agar nampak langsung sama Pak dewan," ujarnya.

Kades Pantai Harapan Zamir, yang hadir pada kegiatan rese tersebut  juga membenarkan bahwa jalan akses ke desa Pantai Harapan ini belum diaspal. Dia katakan terbuka akses jalan yang memadai dapat menumbuhkan semangat dan salah satu meningkatkan minat wisata. 

"Kita juga minta diaspal. Untuk akses ekonomi desa. Sekaligus mengembangkan potensi kami di sini wisata pantai Padang," ujarnya.

Lebih jauhnya, Kades Selayar Naharuddin, juga menyampaikan hal yang sama kepada ketua Komisi II DPRD Lingga tersebut. Menurutnya, masyarakat Selayar sendiri memang butuh jalan ini di aspal terlebih penghubung antar dua desa di Kecamatan Selayar ini.  Seperti jalan ke Tanjung II ke keramat Selayar diperkirakan hanya 7 KM. Menurutnya ini tidak berat karena pada Pilkada lalu suara Bupati Lingga pada posisi pertama.

"Memang kami masyarakat Selayar butuh jalan ini di aspal kalau dari desa Pantai Harapan sampai ke desa Selayar 3 KM. Bahkan desa juga telah membawa hal ini ke Musrenbang. Mudahan siap memperjuangkan pembangunan di Pantai Harapan dan Tanjung Dua, Selayar," kata Nahar.

Sementara, Camat Selayar Abang Safril mengakui bahwa akses jalan tersebut sudah diminta masyarakatnya. Terutama harapan pertumbuhan dan peningkatan ekonomi masyarakat.

Dia katakan sejumlah usulan Kecamatan seperti Puskesmas Selayar yang belum memiliki ruang rawat inap. Disamping itu, masyarakat Selayar untuk membawa pasien belum ada ambulance.T ak jarang kata dia masyarakat harus menggunakan motor Kaisar untuk angkutan pasien yang sudah kronis.

" Dijalan tersebut, mungkin sudah banyak yang jatuh. Dari tahun 2003 jalan ini diusul. Sampai bila Pak, dengan empat desa ini tak kunjung dibangun aspal. Ini sudah tahun 2017. Begitu juga Puskesmas Selayar tak ada ruang inap. Kita tengok selama ini. Minta segera dibangun," paparnya.

Menanggapi sejumlah aspirasi dari masyarakat dua desa tersebut, ketua Komisi II DPRD Lingga Khairil Anwar, mengatakan reses dan dialog ini sekaligus menampung aspirasi masyarakat. Sementara reses kedua nanti mengawal dan mengikuti di Musrenbang.

"Saya janji tidak. Kaisar dan Ambulance saya usulkan di APBD-P," ucap Anwar.

Mengenai akses jalan dua desa yakni desa Pantai Harapan dan desa Selayar di Tanjung Dua sudah ada DED. Dia katakan kalau APBD-P cepat, hal ini dapat di dan dilaksanakan.

"Hal ini akan saya sampaikan ke Pak Bupati," ujar Khairil Anwar singkat. (***)